Mungkin hanya salah satu bilangan dari sekian banyak bilangan yang dapat tersusun
Bilangan biasa yang mungkin tak berarti apa-apa untuk sekian banyak orang
Tapi memiliki makna berbeda jika kalian bertanya padaku
Well, aku emang nggak bisa merangkai kata-kata jadi indah
Nggak bisa bikin orang-orang berurai air mata dengan tulisan yang kubuat
Nggak bisa nulis puisi yang punya makna mendalam buat para pembacanya
Aku hanya ingin nulis apa yang kurasa dengan cara dan bahasaku sendiri
20.11.2010.
Tanggal yang bagus untuk memulai
Pertemuan sederhana dalam sebuah organisasi
Memulai kisah baru dalam sebuah ikatan yang mengatas namakan keluarga
Klasik memang, tapi sangat bermakna
Sudah hampir enam tahun, kita lewati semua ini bersama
Tak mempedulikan jarak dan waktu
Bahkan mungkin jarak dan waktu tak mampu dan tak tega memisahkan kita
Terlalu banyak kenangan manis yang sudah dilewati
Saking manisnya, aku tak lagi memerlukan gula untuk merasakan manis
Dengan mengingat semua kebersamaan kita, kurasa itu lebih dari manis
Meski begitu, banyak juga hal-hal pahit yang kita lewati
Seperti hidup pada umunya, ada hitam dan putih, ada juga manis dan pahit
Akan tetapi, hal ini tak buat kita retak
Untuk sekian tahun yang kita lewati bersama,
Ada banyak kata yang tak mampu kuucap dan kutulis semua secara utuh
Ada banyak kata terima kasih dan maaf yang ingin kutulis
Namun, aku pasti takkan mampu
But, I will try. Soon.
Terlalu banyak kata yang tak bisa terucap untuk mendeskripsikan mereka
Akan sangat klasik jika aku berkata, "mereka sangat baik"
Tidak. Mereka lebih dari itu.
Sosok sahabat yang sangat berharga, yang mungkin takkan bisa kutemui lagi yang seperti mereka
Jika ada di dunia ini ada milyaran kata, mungkin aku butuh lebih dari milyaran kata untuk mendeskripsikan mereka
EmpatBelas
Sahabat yang baik, ah ini klasik
Sahabat yang memang benar-benar sahabat
Mereka selalu ada di saat suka
Mereka juga selalu ada di saat duka melanda
Mereka yang akan tertawa paling keras di depan saat aku jatuh, tersedak, nabrak, atau hal lainnya
Mereka juga yang tanpa segan akan berkata, "anjing, bego banget lagian jadi orang"
Mereka yang bisa bikin aku mati tersedak karena lawakan mereka yang selalu tidak pada waktunya, seperti saat aku sedang minum misalnya
Mereka sang motivator andal
Mereka yang tanpa segan bilang anjing, bangsat, bego, tolol, brengsek, bodoh, tai, dan semua kata lainnya yang nggak ada di kamus bahasa otakku, secara langsung
Mereka yang mau berjuang bersama dalam keadaan apapun
Mereka yang loyal
Mereka yang bakalan minjemin duit ketika ada yang bilang, "gue gaada duit". Meskipun sama-sama lagi nggak ada duit dam entah duit itu akan dibalikin kapan atau mungkin nggak akan dibalikin karena lupa
Mereka yang bakalan langsung ngajak makan atau pergi jalan tanpa babibu, cukup dateng dan kita akan pergi bersama
Mereka yang bakalan selalu ada ketika lagi butuh
Mereka yang bakalan jadi orang pertama bahkan orang terdepan jadi penjenguk ketika sakit. Bahkan mereka rela nungguin, kalau sakitnya sampai harus operasi
Mereka yang apa adanya
Mereka yang rela berkorban
Mereka segalanya.
Terima kasih, EmpatBelas.
Untuk setiap tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, dan detik yang pernah kita lewati bersama.
Kalian takkan terlupa, takkan terganti, takkan terhapus.
Dengan sejuta cinta dan rindu,
Sekretaris'14.
Tapi memiliki makna berbeda jika kalian bertanya padaku
Well, aku emang nggak bisa merangkai kata-kata jadi indah
Nggak bisa bikin orang-orang berurai air mata dengan tulisan yang kubuat
Nggak bisa nulis puisi yang punya makna mendalam buat para pembacanya
Aku hanya ingin nulis apa yang kurasa dengan cara dan bahasaku sendiri
20.11.2010.
Tanggal yang bagus untuk memulai
Pertemuan sederhana dalam sebuah organisasi
Memulai kisah baru dalam sebuah ikatan yang mengatas namakan keluarga
Klasik memang, tapi sangat bermakna
Sudah hampir enam tahun, kita lewati semua ini bersama
Tak mempedulikan jarak dan waktu
Bahkan mungkin jarak dan waktu tak mampu dan tak tega memisahkan kita
Terlalu banyak kenangan manis yang sudah dilewati
Saking manisnya, aku tak lagi memerlukan gula untuk merasakan manis
Dengan mengingat semua kebersamaan kita, kurasa itu lebih dari manis
Meski begitu, banyak juga hal-hal pahit yang kita lewati
Seperti hidup pada umunya, ada hitam dan putih, ada juga manis dan pahit
Akan tetapi, hal ini tak buat kita retak
Untuk sekian tahun yang kita lewati bersama,
Ada banyak kata yang tak mampu kuucap dan kutulis semua secara utuh
Ada banyak kata terima kasih dan maaf yang ingin kutulis
Namun, aku pasti takkan mampu
But, I will try. Soon.
Terlalu banyak kata yang tak bisa terucap untuk mendeskripsikan mereka
Akan sangat klasik jika aku berkata, "mereka sangat baik"
Tidak. Mereka lebih dari itu.
Sosok sahabat yang sangat berharga, yang mungkin takkan bisa kutemui lagi yang seperti mereka
Jika ada di dunia ini ada milyaran kata, mungkin aku butuh lebih dari milyaran kata untuk mendeskripsikan mereka
EmpatBelas
Sahabat yang baik, ah ini klasik
Sahabat yang memang benar-benar sahabat
Mereka selalu ada di saat suka
Mereka juga selalu ada di saat duka melanda
Mereka yang akan tertawa paling keras di depan saat aku jatuh, tersedak, nabrak, atau hal lainnya
Mereka juga yang tanpa segan akan berkata, "anjing, bego banget lagian jadi orang"
Mereka yang bisa bikin aku mati tersedak karena lawakan mereka yang selalu tidak pada waktunya, seperti saat aku sedang minum misalnya
Mereka sang motivator andal
Mereka yang tanpa segan bilang anjing, bangsat, bego, tolol, brengsek, bodoh, tai, dan semua kata lainnya yang nggak ada di kamus bahasa otakku, secara langsung
Mereka yang mau berjuang bersama dalam keadaan apapun
Mereka yang loyal
Mereka yang bakalan minjemin duit ketika ada yang bilang, "gue gaada duit". Meskipun sama-sama lagi nggak ada duit dam entah duit itu akan dibalikin kapan atau mungkin nggak akan dibalikin karena lupa
Mereka yang bakalan langsung ngajak makan atau pergi jalan tanpa babibu, cukup dateng dan kita akan pergi bersama
Mereka yang bakalan selalu ada ketika lagi butuh
Mereka yang bakalan jadi orang pertama bahkan orang terdepan jadi penjenguk ketika sakit. Bahkan mereka rela nungguin, kalau sakitnya sampai harus operasi
Mereka yang apa adanya
Mereka yang rela berkorban
Mereka segalanya.
Terima kasih, EmpatBelas.
Untuk setiap tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, dan detik yang pernah kita lewati bersama.
Kalian takkan terlupa, takkan terganti, takkan terhapus.
Dengan sejuta cinta dan rindu,
Sekretaris'14.

0 comments:
Posting Komentar